Perempuanku

 Dalam banyak mitologi dan sistem simbol budaya, sosok perempuan selalu akrab dipakai sebagai perlambang 'penjaga', 'pengayom, juga 'perawat'
Sebut saja, dewi sri atau ibu pertiwi. Itu adalah representasi atas bumi sbg sumber penghidupan, dan simbol yang penting dalam mengenal alam
Tersebar juga kepercayaan juga mitologi tentang simbol penjaga lautan, yang identik dengan perempuan.
Sayangnya,alur cerita tak semuanya mulus. Pada ruang filosofis perempuan telah mencapai puncak posisi.Sedang realitas yang berjalan, berbeda .Akar yang sedemikian kuat ini, menjadikan sosok perempuan pada peran sentral kehidupan sosial, juga pada lingkup kecil, yaitu keluarga
Sosok ibu adalah titik awal dari filosofi tentang perempuan. Sebuah simbol komplit tentang sumber ketangguhan sekaligus kelembutan Dibeberapa tempat di nusantara, bahkan sosok ibu kerap disebut secara idiomatik "Tuhan Terlihat" bukan bermaksud untuk menyekutukan Tuhan

Tapi hanya istilah untuk menggambarkan, betapa peran ibu sedemikian penting dalam kehidupan. Itu adalah bahasa simbol, jangan ditelan mentah
Jika kemudian kenyataan sekarang berbeda, ada pergeseran posisi dan perlakukan atas perempuan juga Ibu, mari pikirkan bersama
Dimulai dari diri sendiri, menghormati ibu, berbakti. Menghormati kaum perempuan dimanapun. Karena regulasi negara, belum mampu menyukup

This entry was posted in