Kalau gerakan-gerakan Islam militan di Indonesia sering dikaitkan
dengan kebangunan gerakan-gerakan Islam militan di kawasan Timur
Tengah, Asia Tengah dan Asia Selatan yang berpengaruh global,
fundamentalisme injili Kristen di Indonesia berafiliasi dengan
kapitalisme global yang berpusat di EU dan USA, yang menjadi penyuntik
dana besar gerakan-gerakan Kristen Barat yang mempunyai misi ekspansi
peradaban Barat antara lain ke Indonesia. Afiliasi ekonomis dengan
kapitalisme Barat memang bukan dibangun oleh kelompok-kelompok religius
fundamentalis Kristen saja; kelompok-kelompok non-religius di
Indonesia pun, misalnya NGOs, banyak yang hidup dari kucuran dana dari
EU dan USA yang kapitalis. Bahkan, negara NKRI pun tidak bisa lepas
dari dominasi dan pendiktean kapitalisme Barat seperti
direpresentasikan dalam IMF dan WB. Namun, hendaknya disadari, sebagian
dari kekuatan ekonomi kapitalis USA sudah berada dalam genggaman para
tokoh fundamentalis Kristen Amerika (Yahudi dan non-Yahudi), yang,
bersama dengan para politikus neo-konservatif, sanggup memengaruhi
kebijakan-kebijakan global politik dan militer luar negeri USA,
khususnya kebijakan politik USA untuk kawasan Timur Tengah dan
negara-negara lain di dunia yang mayoritas rakyatnya beragama Islam.
Arti dari semua ini adalah kekristenan fundamentalis Kristen di
Indonesia bukan lagi hanya merupakan suatu gerakan religius, tetapi juga
gerakan politik ekonomi kapitalis.
Dalam pandangan orang
fundamentalis Kristen, berdirinya Negara Israel modern tahun 1948, dan
Perang Enam Hari tahun 1967 yang digelar Israel dengan sukses besar,
adalah bagian dari tanda-tanda telah mendekatnya waktu kedatangan Dunia
Baru itu. Puncak dari segala peristiwa dunia yang mengawali
Apokalipsis, kedatangan Dunia Baru, adalah Perang (Nuklir) Dunia III,
Perang Armageddon. Perang maha dahsyat ini, dalam keyakinan para
fundamentalis Kristen, harus dipercepat meletusnya, dan ini akan
bermula di Timur Tengah, lalu meluas ke seluruh dunia, dan ketika ini
terjadi, Messias Yeshua akan datang dan menegakkan pemerintahannya di
Yerusalem bumi. Maka, fundamentalisme Kristen pun kini sedang
mengembangkan strategi politik dan kebudayaan dan ekonomi
global/worldwide untuk turut mempercepat kemenangan Yeshua atas Setan
dan bangsa-bangsa lain yang kafir, sehingga akibatnya akan berdirilah
Negara Yahudi-Kristen yang berpusat di Yerusalem/Al Quds, yang
menguasai seluruh dunia manusia. Ketika ini terjadi, maka Dunia Baru
apokaliptis yang diidam-idamkan itu sudah datang, dan para
fundamentalis Kristen bersama Mesias Yeshua akan dengan jaya memerintah
Dunia Baru ini.
Orang Kristen fundamentalis di mana pun,
yang memandang semua nubuat dalam Alkitab harus dipenuhi secara
harfiah, khususnya yang berkaitan dengan nasib bangsa Yahudi (Israel
modern), pastilah juga para warriors Kristen yang akan dengan
penuh komitmen ikut serta untuk merealisasi nubuat para nabi, yakni
kemenangan Israel dan kedatangan kembali Messias Yeshua untuk
memerintah dunia. Perlu diteliti, berapa banyak orang fundamentalis
Kristen Indonesia yang sudah dan sedang menerima pendidikan teologi di
sekolah-sekolah teologi di USA yang memandang dengan sangat yakin
kebenaran dari visi apokaliptisisme Zionis Yahudi-Kristen ini. Visi
orang-orang abnormal, yang cedera saraf otaknya, yang lebih menyukai
perang sejagat daripada perdamaian semesta.
IKLAN
Benidictus Tambajong
Dari Tanah Toar Lumimuut bersama bundaku,Gerilya Negriku,bertemu dengan saudara saudara se-Nusantara. Ternyata SIMBOL dan RITUAL sejatinya adalah perilaku atas bersemayamnya AKU dalam diriku.
Torang Memang Samua Basudara Saling Memanusiakan.
I Yayat U Santi !
Torang Memang Samua Basudara Saling Memanusiakan.
I Yayat U Santi !




